Transaksi Barang Haram, Wanita Muda Ditangkap Polisi

Transaksi Barang Haram, Wanita Muda Ditangkap Polisi

BERBAGI
tsk penyalahgunaan narkotika diperiksa polisi

TRIBRATANEWS KEBUMEN – Satuan Narkoba (Sat Narkoba) Polres Kebumen kembali berhasil mengamankan pengedar barang haram psikotropika sebanyak 10 butir Alprazolam saat melakukan transaksi dengan pembeli di depan Alfamart SGB Gombong, Senin malam (13/6/16).

Kapolres Kebumen AKBP Alpen, SH., SIK., MH melalui Kasat Narkoba Polres Kebumen Hari Harjanto, SH mengatakan saat dilakukan penangkapan terhadap tersangka SY (23) perempuan oleh sat narkoba, tersangka sedang asik bertansaksi dengan pembeli di jalan yos sudarso Gombong tepatnya di Depan Alfamart SGB Gombong termasuk kelurahan Gombong Kecamatan Gombong Kebumen, tanpa disadari oleh tersangka polisi melakukan penangkapan, tanpa ekpresi membrontak tersangka dan pembeli dibawa oleh petugas yang kemudian dimasukan ke dalam mobil untuk diamankan ke Polres Kebumen.

“Penangkapan terhadap tersangka SY selaku penjual obat terlarang itu merupakan hasil dari rangkaian penyelidikan satuan narkoba kemudian petugas menindaklanjuti informasi awal dari masyarakat yang mencurigai dengan adanya transaksi yang mencurigakan di tempat tersangka ditangkap.”Ungkap Kasat Narkoba.

tsk kasus narkoba diperiksaDitambahkan, Selain mengamankan tersangka polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu Strep isi 10 butir Alprazolam 1 mg, Uang Rp. 20.000,- (dua puluh ribu rupiah), satu buah dompet warna hitam merk Planet Ocean, satu buah Hp Blackberry warna hitam. Bersama para pelaku barang bukti yang ada diamankan ke Polres Kebumen dan menjadi alat pendukung guna melengkapi penyidikan oleh penyidik sat narkoba Polres Kebumen.

“Berdasarkan pengakuan pelaku, pelaku membeli satu strep isi 10 butir dengan harga seratus ribu yang kemudian dijual dengan harga 130.000” Kata Kasubbag Humas Polres Kebumen AKP Wasidi.

“Pelaku dikenakan pasal 62 UU no 5 tahun 1997 tentang Psikotropika, barang siapa secara tanpa hak, memiliki, menyimpan dan atau membawa psikotropika dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan pidana denda paling banyak Rp 100.000.000 ( seratus juta rupiah)” Imbuh Kasubbag Humas.(humas/reskebumen)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Komentar

Komentar