Tidak Pakai Helm, Pengendara Sepeda Motor Berusaha Menyuap di Kantor Polisi

  • Whatsapp

TRIBRATANEWS POLRES KEBUMEN — Seorang pengendara sepeda motor Yamaha Vixion harus terpaksa dihentikan oleh petugas Sat Lantas Polres Kebumen, karena dengan sengaja mengendarai tanpa menggunakan helm.

Saat dihentikan oleh Kaur Bin Ops Sat Lantas Polres Kebumen Iptu Gunardi, pengendara tersebut kekeh merasa benar dan tidak mau ditilang.

Baca Juga :

Laki-laki pengendara sepeda motor itu diketahui bernama M. Aditya Suhendro warga Kabupaten Kebumen. Ia dihentikan oleh petugas di Jalan Tentara Pelajar dekat Mapolres Kebumen karena pelanggarannya tersebut.

“Saat kami hentikan, yang bersangkutan pada awalnya tidak mau. Selanjutnya kita bawa ke Polres Kebumen untuk diperiksa. Yang bersangkutan tetap merasa dirinya benar, meski tidak menggunakan helm,” jelas Iptu Gunardi.

Selanjutnya saat petugas memberikan pengarahan agar ditilang, secara terang-terangan pelanggar meminta untuk tidak ditilang dan ingin menyogok petugas dengan uang ratusan ribu Rupiah agar kasusnya beres.

Ia mengaku helmnya hilang, dan belum sempat membeli lagi. Namun apapun alasannya, tidak mengenakan helm saat mengendarai sepeda motor adalah pelanggaran kasat mata dan harus ditindak dengan tilang.

Peristiwa ini pun menjadi tontonan para personil Polres Kebumen yang ada di lokasi dan sebagian ada yang merekam video kejadian itu.

“Dalam kasus seperti ini, jika petugas mau menerima suap, baik petugas maupun pelanggar sama-sama melakukan pelanggaran. Sehingga kita tolak sogokan itu,” jelasnya.

Selanjutnya Kabag Ops Polres Kebumen Kompol Cipto Rahayu saat dikonfirmasi, mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 07.30 Wib, saat dimana para personel Polres Kebumen akan mengikuti apel pagi.

“Kejadian pagi tadi itu, adalah simulasi. Pemeran pelanggar Lalulintas adalah personel Polres Kebumen. Tujuan kegiatan ini, agar para personel lebih jelas bagaimana cara mengatasi pelanggar yang mau melakukan suap,” terang Kompol Cipto Rahayu.

(Humas Polres Kebumen)

Komentar

Komentar

Berita terkait