Sat Reskrim Polres Kebumen Adakan Sosialisasi Penempatan dan Perlindungan TKI di Luar...

Sat Reskrim Polres Kebumen Adakan Sosialisasi Penempatan dan Perlindungan TKI di Luar Negeri

BERBAGI

TRIBRATANEWS KEBUMEN – Unit 3 Sat Reskrim Polres Kebumen dengan mengandeng Dinaskertransos Kabupaten Kebumen melaksankan sosialisasi penempatan dan perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di luar negeri di Kelurahan Tamanwinangun, Rabu (24/8/16).

Kegiatan Sosialisasi ini dihadiri oleh Kapolsek Kebumen AKP Yohanes Hari P, Camat Kebumen, Danramil Kebumen, lurah Tamanwinagun dan seluruh perangkat kelurahan tamanwinangun berserta perwakilan masyarakat tamanwinangun. Dengan pengisi materi dari Sat Reskrim polres Kebumen Bripka Toni Rio S.P, SH., MH dan dari Dinaskertransos Bapak Ngusman, SE.

Sosialisasi ini dimulai dari pukul 09.00 sampai 13.30 Wib, bertempat di kelurahan Tamanwinangun, Kecamatan Kebumen, Dalam sambutanya Bapak Ngusman, SE dari disnaskertransos mengatakan tujuan penempatan dan perlindungan TKI diantaranya mendayagunakan tenaga kerja secara optimal dan manusiawi, menjamin dan melindungi Calon TKI atau TKI sejak didalam negeri, negara tujuan, sampai kembali ke tempat asal, meningkatkan kesejahteraan TKI dan keluarganya. Pelaksana penempatan TKI yaitu dari pemerintah dan swasta (badan hukum) yang telah memperoleh izin tertulis dari pemerintah untuk menyelenggarakan pelayanan penempatan TKI di luar negeri.

SOSIALISASI PENEMPATAN TKI“Orang perseorangan dilarang menempatkan WNI utk bekerja di luat negeri diatur dlm pasal 4 UU RI nomor 39 th 2004 tentang penempatan dan perlindungan TKI di luar negeri, ketentuan pidana sebagaimana dlm pasal 102 uu RI no 39 th 2004 tentang penempatan dan perlindungan TKI di luar negeri bahwa dipidana penjara paling singkat 2 tahun dan pling lama 10 tahun dan atau denda paling sedikit 2 milyar dan paling banyak 15 milyar setiap orang yang menempatkan WNI untuk bekerja di luar negeri atau menempatkan TKI tanpa izin.” Ucap Bripka Toni Rio SH, MH saat mengisi materi sosialisasi.

“Agar masyarakat tidak mudah tergiur dengan iming – iming dari calo TKI, agar ditanyakan kepada calo tersebut apakah pemberangkatan TKI tersebut legal atau ilegal.” Imbuh Bripka Toni Rio. (humas/reskebumen)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
1

Komentar

Komentar