Sadis, Korban Diceburkan Ke Terowongan Irigasi Hidup-Hidup

rekonstruksi-kasus-pembunuhan-di-kebumen

TRIBRATANEWS POLRES KEBUMEN – Sadis, begitu ungkapan yang pas atas apa yang diperbuat oleh Tersangka SUTOMO alias TOMO (41) kepada korban TURMIYATI (42). Ternyata korban diceburkan kedalam terowongan irigasi induk Wadaslintang hidup-hidup. Derasnya suara aliran saluran irigasi menyamarkan teriakan minta tolong korban. (baca : https://www.tribratanews-polreskebumen.com/misteri-penemuan-mayat-saluran-irigasi-akhirnya-terungkap-sat-reskrim-polres-kebumen/)

Hal itu terungkap saat pelaksanaan rekontruksi kasus pembunuhan yang terjadi awal Januari 2016 lalu. Rekontruksi yang berlangsung pada hari ini Selasa (6/12) di saluran terowongan saluran irigasi induk Wadaslintang Desa Surotrunan Kecamatan Alian Kabupaten Kebumen dipimpin oleh Kanit III Iptu Mardi, SH, MH dan Kanit II Iptu Sugiharto, SH. Ada delapan adegan rekontruksi yang diperagakan oleh Tersangka SUTOMO alias TOMO dihadapan Penyidik dan Penasihat Hukumnya.

rekonstruksi-pembunuhan-di-kebumen-3Adegan rekontruksi diawali saat Pelaku dan Korban datang ke tempat tersebut dengan mengendaraai sepeda motor, selanjutnya keduanya duduk ditepi pagar saluran irigasi. Diperagakan saat korban, yang diperagakan oleh Bripda Yulza Rifkiana, duduk berhadap-hadapan dengan Tersangka, mengobrol tentang kelanjutan hubungan mereka. Menurut Tersangka, korban minta untuk segera dinikahi namun pelaku menolaknya.

Akhirnya terjadilah cek cok mulut dan berakhir dengan memuncaknya emosi pelaku. Dalam adegan selanjutnya terlihat jelas saat Tersangka Sutomo mendorong tubuh Korban Sumiyati, yang diganti menggunakan boneka, kedalam saluran irigasi dan hanyut ke dalam terowongan air. Mayat korban yang hanyut terbawa arus kemudian ditemukan tersangkut di saluran irigasi kecil pada jarak kurang lebih 1 kilometer dari Tempat Kejadian Perkara oleh pencari ikan.

rekonstruksi-pembunuhan-di-kebumenKepala Kepolisian Resort Kebumen AKBP Alpen, SH, SIK, MH melalui Kasubbag Humas Polres Kebumen AKP Wasidi menjelaskan bahwa rekontruksi ini dilakukan untuk melengkapi berkas penyidikan perkara. “Kepada Tersangka, Penyidik Sat Rekrim Polres Kebumen menerapkan pasal Pasal 338 KUHP tentang dengan sengaja menghilangkan nyawa orang lain dengan ancaman hukuman pidana lima belas tahun penjara” jelas AKP Wasidi. (Humas Res Kebumen)

Komentar

Komentar

Related posts