Rumah Produksi Miras Oplosan, Ribuan Liter Berhasil Disita Sat Reskrim Polres Kebumen

penyitaan-miras-oleh-polres-kebumen

TRIBRATANEWS POLRES KEBUMEN – Unit Resmob bersama Unit IV Satuan Reserse Kriminal Polres Kebumen berhasil membongkar sindikat rumah produksi minuman keras (miras) oplosan di Desa Karangjambu, Kecamatan Sruweng, Jumat malam pukul 22.00 Wib (9/12/17).

“Dalam penggerebekan di rumah produksi miras itu petugas berhasil mengamankan ribuan liter miras dari dalam sebuah gudang. Kami juga mengamankan satu orang tersangka yang juga pemilik rumah yaitu Yohanes Suryo Bawono (46) warga Desa Karangjambu RT 01 RW 02, Sruweng untuk dimintai keterangan di Polres Kebumen”, papar Kasat Reskrim Polres Kebumen.

Kapolres Kebumen AKBP Alpen, SH., SIK.,M.H, mengatakan bahwa pelaku adalah pemain lama yang merupakan residivis untuk kasus yang sama pada tahun lalu tepatnya bulan Mei 2015, tersangka Yohanes diamankan pada waktu itu memproduksi ribuan liter miras oplosan yang disimpan di dalam bangker rumahnya yang belum jadi.

Lanjut Kapolres, awal dari penggerebekan ini kami mendapatkan informasi dari masyarakat sekitar bahwa yang bersangkutan masih memproduksi miras oplosan dengan mengunakan lebel merek miras Vodka dan Anggur 500.

Dari penggerebekan itu berhasil mengamankan barang bukti diantaranya 6 jerigen berisi alkhol, 5 jerigen berisi anggur, 1 gentong plastik berisi ramuan, 15 botol yang berisi oplosan dalam botol sprite 1,5 liter, miras jenis vodka 556 botol, anggur merek 500 55 botol, sprite 5 botol isi 1.5 liter, satu karung tutup botol vodka, satu ikat label vodka, satu plastik segel anggur 500, satu plastik tutup anggur 500, satu ikat label anggur 500, satu torong , satu gunting, satu lakban, satu alat penutup botol, satu lem kayu, satu lem glukol kecil, dua bendel lebel.

miras-di-kebumenMasih Kapolres, Selain itu juga ada 3,5 karung yang berisi botol anggur 500, satu setengah karung berisi botol Vodka yang rencanaya akan diramu dan diolplos lalu dimasukan ke dalam botol vodka kosong dan anggur 500 yang kemudian disegel rapi dan siap untuk jual.

“Tersangkan akan kita jerat dengan pasal 62 Undang – undang nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen yang ancaman hukumanya 5 tahun,” ucap AKBP Alpen.

Kapolres Kebumen AKBP, Alpen, SH., SIK.,M.H juga menghimbau kepada masyarakat kebumen agar jangan mengikuti jejak apa yang dilakukan tersangka karena sudah berulang kali berurusan dengan kepolisian polres Kebumen, semoga tersangka bisa bertaubat untuk mencari rezeki yang halal.

“Untuk warga masyarakat Kebumen diharapkan selalu pro aktiv untuk memberikan informasi dan melaporkan kepada kami, tanpa informasi yang akurat dari masyarakat tentunya kami tidak akan bisa melakukan penangkapan,” imbuh Kapolres.

“Mari kita jaga Kota Kebumen ini menjadi kota yang bebas dari peredaran miras terutama menjelang natal dan tahun baru. Karena berawal dari miras inilah yang menjadikan sumber dari kejahatan”, Tutup Kapolres. (humas/polres kebumen)

Komentar

Komentar

Related posts