Reward Untuk Ria, Si Kasir Pemberani

Reward Untuk Ria, Si Kasir Pemberani

BERBAGI
Pemberian Reward kaos Turn Back Crime dari Kapolres kebumen

KEBUMEN – Jajaran Kepolisian Resor Kebumen sangat mengapresiasi keberanian Sdri. RIA, Kasir Toko Roti Banana, saat menangkap tangan pelaku pencurian yang terjadi di Toko Roti Banana pada Hari Sabtu (30/4/16) yang lalu. Hari ini, Selasa (3/5/16) Kepala Kepolisian Resor Kebumen AKBP Alpen, SH, SIK, MH didampingi Kasat Reskrim AKP Willy Budianto, SH, MH dan Kasubbag Humas Polres Kebumen AKP Wasidi memberikan langsung penghargaan berupa kaos bertuliskan TURN BACK CRIME kepada Sdr. RIA di Toko Roti Banana, Kebumen.

Kapolres Kebumen memberikan ucapan selamat dan terima kasih kepada Sdri. RIA karena berhasil dan berani bertindak saat mengetahui adanya peristiwa kejahatan. “Saya salut dan bangga  akan keberanian Mbak Ria, meskipun wanita dan badannya kecil, tapi berani menangkap penjahat.” kata AKBP Alpen, SH, SIK, MH. “Mohon jangan dilihat dari nilai barangnya yang tidak seberapa, tapi itu wujud kepedulian kami kepada masyarakat yang berani secara langsung memerangi kejahatan. Makna TURN BACK CRIME adalah mari kita sama-sama memerangi kejahatan, mari kita bikin penjahat takut untuk melakukan aksinya karena kita berani melawan.” tambah Kapolres Kebumen sambil memberikan bonus berupa uang tunai kepada RIA, Si Wanita Pemberani itu. (Baca Berita Sebelumnya : Wanita Pemberani Gagalkan Aksi Pencurian).

Semangat Turn Back Crime Masyarakat Kebumen

AKP Willy Budianto, SH, MH menambahkan bahwa kepada Tersangka YULI (33) telah lakukan penahanan demi lancarnya penyidikan tindak pidananya. “Pada saat melakukan aksinya Tersangka dibantu oleh seorang rekannya yang menunggu diatas sepeda motor yang siap di depan toko. Namun saat melihat Yuli dikeroyok oleh karyawan toko, orang ini melarikan diri. Sudah kami ketahui identitas lengkapnya, namun saat kami cari untuk kami mintai keterangan, dia (teman Yuli) sudah meninggalkan tempat tinggalnya dan belum dapat kami mintai keterangan sampai saat ini.” tuturnya. “Kami persangkakan dengan Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara” kata AKP Willy Budianto, SH, MH menutup wawancara. (humas/reskbm)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
6

Komentar

Komentar