Residivis Kambuhan Asal Gombong, Bawa Lari Motor Teman Facebooknya

Residivis Kambuhan Asal Gombong, Bawa Lari Motor Teman Facebooknya

BERBAGI
Bawa Lari Motor Teman Facebooknya

TRIBRATANEWS KEBUMEN – Pemuda asal Gombong digiring polisi setelah melakukan penipuan terhadap seorang gadis karyawan Toko Pakian Trend Mode kawasan komplek pasar Gombong, Senin (25/07/2016).

Diketahui tersangka berinisial YL (26) warga Gombong melakukan penipuan terhadap korban berinisial ER (19) warga Sempor yang berujung sepeda motor miliknya raib dibawa kabur.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, perkenal keduanya bermula dari facebook. Dalam akun facebooknya, YL yang mengaku bernama Hendra. Setelah keduanya akrab di dunia maya, pada hari Kamis (07/07) sekira pkl 09.00 Wib YL mendatangi korban yang saat itu sedang bekerja dengan alasan ingin meninjam sepeda motor miliknya.

Kapolsek Gombong AKP Cahyadi Abdilah, S.Sos mengatakan, Korban merasa janggal karena motor yang dipinjam YL alias Hendra belum juga dikembalikan sampai sore hari. Selanjutnya dua minggu kemudian tepatnya hari Kamis (21/07) korban memberanikan diri melaporkan ke Polsek Gombong, itupun desakan dari kerabat korban supaya YL segera tertangkap dan sepeda motor Yamaha Jupiter Z miliknya segera kembali.

“Setelah kami dapatkan data serta ciri ciri tersangka, pada hari Sabtu tgl 23 Juli 2016 sekira pkl 16.30 Wib YL berhasil kami sergap berikut barang bukti SPM Yamaha Jupiter Z yang diduga milik korban di rumah orang tuanya di Gg Lawu Gombong,” terang Kapolsek.

BB Bawa Lari Motor Teman FacebooknyaDitambahkan pula, ternyata pada saat dilakukan pemeriksaan oleh penyidik, YL merupakan residivis yang sebelumnya pernah masuk bui karena kasus pencurian di salah satu warung di daerah Patemon gombong pada 2014 silam.

Selanjutnya, Kapolsek Gombong melalui Kanit Reskrim Polsek Gombong IPDA Suwarto SH, yang menangani kasus ini menambahkan, saat ini YL masih dilakukan pemeriksaan dan barang bukti kendaraan yang kami sita di kediamanan orang tua setelah dicocokan merupakan milik ER. “Nomor rangka dan nomor mesin setelah kami cek ternyata sama apa yang dilaporkan korban,” imbuhnya.
(humas/reskbm).

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Komentar

Komentar