Polres Kebumen Tangani Kasus Gantung Diri Warga Petanahan

Polres Kebumen Tangani Kasus Gantung Diri Warga Petanahan

BERBAGI

KEBUMEN – Polres Kebumen periksa sejumlah saksi meninggalnya pemuda yang ditemukan menggantung dengan seutas tali di Petanahan. Diketahui korban bernama Alfin (16) warga Desa Tegalretno Petanahan ditemukan tidak bernyawa sekitar pukul 16.00 wib di ruang dapur rumah milik neneknya, Kamis (24/03/2016).

Berdasarkan informasi dari Partimah (70) warga Petanahan selaku saksi dalam kejadian tersebut dan sekaligus nenek korban menuturkan bahwa korban ditemukan pertama kali olehnya dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

“Saat setelah saya pulang dari masjid untuk melaksanakan sholat Ashar dan selanjutnya menuju ke dapur, Alfin sudah tidak ada. Dia sudah tidak ada respon pada saat saya mencoba memanggilnya,” ungkap  Partimah.

Karena merasa panik, selanjutnya partimah meminta pertolongan kepada Rahayu (35) yang rumahnya tidak jauh dari rumah nenek korban. Melihat kondisi Alfin, selanjutnya Rahayu menghubungi Polsek Petanahan untuk membantu menurunkan jasadnya.

Tidak lama dari laporannya tersebut, tim Inafis Polres Kebumen dengan didampingi Kapolsek Petanahan AKP I made H, serta tim medis dari Puskesmas Petanahan tiba di TKP.

Kapolsek Petanahan menuturkan, dari hasil olah TKP serta keterangan tim medis, korban murni meninggal karena gantung diri. “Saat kami lakukan olah TKP, tidak kami temukan hal hal mencurigakan pada tubuh korban dan sekitar TKP. Hal tersebut juga dikuatkan oleh keterangan tim medis dari pukesmas, bahwa pada tubuh korban tidak ditemukan tanda tanda penganiayaan,” terang Kapolsek.

“Kami akan dalami kasus ini, kita periksa sejumlah saksi atas meninggalnya Alfin untuk mengetahui motif dibelakang kasus ini, kami juga akan menggali informasi dari kerabat serta teman korban, mengingat alfin masih berumur belasan tahun,” tutup kapolsek.(humas/reskbm)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Komentar

Komentar