Polisi Bukan Alat untuk Menakut-nakuti Anak

  • Whatsapp

TRIBRATANEWS POLRES KEBUMEN — Tidak seperti biasa pagi ini di Polsek Alian. 26 murid Paud Darul Akhlaq Desa Kalijaya Kecamatan Alian Kabupaten Kebumen belajar di Mapolsek Alian, Jumat (01/02) pagi.

Pada kesempatan itu, para murid yang didampingi para Guru dari Paid Darul Akhlaq berkesempatan diperkenalkan lebih dekat tugas Kepolisian, di Polsek Alian.

Baca Juga :

Murid-murid diberikan kesempatan mengenal kendaraan patroli Polisi, selanjutnya diperkenalkan ruang-ruang kerja di Polsek Alian.

Para petugas Polsek Alian juga mengajak para murid, untuk bermain dan bernyanyi bersama supaya semakin akrab antara polisi dengan para murid.

Kapolres Kebumen AKBP Robert Pardede saat dikonfirmasi melalui Kasubbag Humas Polres Kebumen AKP Suparno, kegiatan Paud Darul Akhlaq di Mapolsek Alian adalah kegiatan Polisi Sahabat Anak.

“Tujuan dari kegiatan agar supaya kita (Polri) semakin dekat dengan anak-anak. Sudah bukan saatnya lagi, polis ditakuti oleh anak-anak,” jelas AKP Suparno.

Lanjut AKP Suparno, sudah bukan saatnya lagi, polisi dijadikan alat untuk menakut-nakuti anak.

Sebagai contoh, anak yang tidak nurut oleh orang tuanya ditakuti akan ditembak polisi agar supaya nurut. Selanjutnya ada anak yang nangis, oleh orangtuanya ditakuti akan ditangkap polisi kalau tidak mau berhenti menangis.

“Nah, hal ini secara tidak langsung berdampak ke institusi Polri. Kita jadi ditakuti anak-anak. Selanjutnya melalui kegiatan ini, kita tempatkan anak-anak sebagai sahabat kita, sebagai mitra kita,” katanya menambahkan.

(Humas/Polres Kebumen)

Komentar

Komentar

Berita terkait