Petir Kembali Memakan Korban: Seorang Petani Tewas Tersambar Petir di Sruweng

Petir Kembali Memakan Korban: Seorang Petani Tewas Tersambar Petir di Sruweng

BERBAGI
Korban MD Kesambar Petir di Sruweng
Korban MD Kesambar Petir di Sruweng

KEBUMEN (tribratanewskebumen) – Petir kembali menelan korban jiwa. Setelah sebelumnya pada tanggal 11 Maret 2016 empat warga Desa Surorejan Kecamatan Puring yang tengah menjaga tambak udang, tersambar petir. Dua korban tewas sementara dua lainnya mengalami luka bakar parah akibat dari insiden itu.

Kali ini naas dialami oleh Sarji warga RT 01 RW 05 Desa Munggu Kecamatan Petanahan. Pria berusia 40 tahun itu meninggal setelah disambar petir saat sedang memanen padi sawah , Senin sore (21/3/2015).

Kapolres Kebumen AKBP Alpen SH SIK MH melauli kasubag Humas AKP Wasidi, mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIB saat itu hujan lebat. Adapun lokasi kejadian di areal pesawahan RT 02 RW 2 Desa Sidoharjo Kecamatan Sruweng.

Musibah itu berawal saat korban bersama dua rekannya yang lain Tohirin (43) dan Amin Siswantoro (37) sedang berjalan menuju ke sawah. Saat itu, ketiga orang tersebut hendak memanen padi dipersawahan yang berlokasi di Kecamatan Sruweng. “Saat sedang berjalan, tiba-tiba petir menyambar dan mengenai tubuh korban dan menyebabkan Sarijo jatuh tersungkur,” kata AKP Wasidi.

Akibat kejadian tersebut, korban meninggal seketika dengan luka bakar di tubuh. “Teman korban yang bernama Tohirin ikut tersambar petir. Beruntung dia selamat dan hanya mengalami luka ringan. Selanjutnya, korban dibawa ke RS PKU Muhammadiyah Sruweng untuk mendapat perawatan. Sementara teman korban lain, Amin Siswantoro selamat,” terang Kasubbag Humas.

Kasubbag humas AKP Wasidi menghimbau, agar warga masyarakat berhati-hati saat hujan disertai petir. Pasalnya, kejadian meninggal dunia akibat tersambar petir juga pernah terjadi sebelumnya, demi keselamtan sebaiknya mengakhiri aktivitas atau pekerjaan di tempat yang rawan tersambar petir sementara waktu. (humas/reskbm)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Komentar

Komentar