Pengarahan Bid Kum Polda Jateng, Hati Hati Bersosmed

Pengarahan Bid Kum Polda Jateng, Hati Hati Bersosmed

BERBAGI
pengarahan-bid-kum-polda-jateng
pengarahan bid kum polda jateng

TRIBRATANEWS KEBUMEN – Untuk meningkatkan pengetahuan para personel Polres kebumen, baru baru ini Polres Kebumen mendapat arahan dari Bid Kum Polda Jateng. Adapun materi yang disampaikan kepada para personel yang hadir saat itu adalah, penanganan ujaran “hate speech,” sosialisasi standar oprasional prosedur dan peraturan Kapolri no 18 th 2015 tentang perijinan, pengawasan dan pengendalian senjata api.

Sedikitnya 85 personel yang terdiri dari para Kabag, para Kasat Polres Kebumen , Perwira Staff, seluruh Kapolsek dan perwakilan Polsek jajaran Polres Kebumen dan para Bamin tiap tiap fungsi mendapatkan pembekalan yang diselenggrakan di gedung Tribrata Polres Kebumen, Selasa (20/09/2016).

pengarahan-bid-kum-polda-jateng-di-polres-kebumenDalam sambutannya, Kapolres mengatakan, penyuluhan yang disampaikan oleh Polda melalui Bid Kum nantinya dapat diaplikasikan saat bersentuhan langsung dengan masyarakat. Karena materi yang disampaikan oleh Bid Kum sebagai narasumber sesuai realita yang berkembang dimasyarakat saat ini.

Karena menurut salah satu narasumber KOMPOL Slamet Budiyono dalam arahannya pada materi Ujaran Kebencian sesuai tertuang dalam surat edaran Kapolri no SE/6/X/2016, sebagai personel polisi wajib menghentikan seseorang atau golomgan yang telah dianggap melakukan provokasi untuk mngantisi pasi knflik sosial yang lebih besar.

Dirinya menambahkan, saat ini Polri dibekali alat khusus yang dapat melacak keberadaanya seorang pengunggah peryataan yang dapat menimbulkan kehawatiran seseorang atau kelompok yang dilakukan lewat sosial media atau ancaman yang dilakukan oleh pesan singkat kepad orang lain.

Dengan alat yang dimiliki tersebut, Slamet menyimpulkan, hal tersebut bisa mencegah hal yang lebih besar “konfik sosial”, dan bisa juga sebagai pertimbangan bagi masyarakat agar lebih hati hati dalam mengeluarkan pernyataan di muka publik ataupun kepada seseorang.

Saat ini, menurutnya, provokasi sangat cepat sekali penyebarannya, terutama jika dilakukan di sosial media. Sehingga sebelum terjadinya hal yang lebih menghawatirkan “Konflik sosial” harus sesegera mungkin di handle menggunakan surat edaran Kapolri sebagai dasar tersebut. (humas/reskbm)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
1

Komentar

Komentar