Patroli Hutan Mangrove Bersama Kapolres Kebumen

patroli-mangrove-di-kebumen

TRIBRATANEWS POLRES KEBUMMEN – Kepolisian Resor Kebumen yang dalam hal ini SAT Polair melaksanakan patroli di wilayah hutan Mangrove  yang berada di Pantai Logending, desa  ayah, Kab kebumen pada hari sabtu (19/11)

Kapolres Kebumen AKBP ALPEN Sik, SH, MH.  Mengatakan kegiatan Patroli Sat Polair tersebut sangat memberikan dampak positif dalam mengantisipasi Gangguan Keamanan dan ketertiban dikawasan hutan mangrove, karena tempat tersebut bagi pengunjung wisata situasinya sepi dan sangat rindang, sehingga ada kerawanan di gunakan untuk minum- minuman Keras dan Pemalakan (Premanisme).

Selain melakukan patroli, juga dilakukan kegiatan pembinaan dan penyuluhan, cara penanaman bibit mangrove yang baik dan ada juga Tracking jembatan bambu.

Hutan mangrove telah tumbuh dengan baik di sepanjang hampir 57 km pantai  barat dan timur Kebumen, dari pantai laguna di Kecamatan mirit hingga pantai Logending di Kecamatan Ayah Ketebalan ada yang mencapai lebih 1.000 meter dengan ketebalan rata-rata mencapai 400 meter. Jenis yang mendominasi adalah Rhizophora sp. (Bakau) dan Avicennia sp. (Api-api).

Hutan mangrove yang masih baik kondisinya terdapat di Pantai Logending, Desa Ayah, kec ayah, Kab Kebumen dan Desa Jladri Kecamatan Buayan,Kebumen serta Tanaman Cemara Laut yg terbentang dari Pantai Laguna,kec Mirit, Pantai wisata Petanahan, Pantai Suwuk,Criwik, Bopong, kec. Puring  Kab. Kebumen yang semuanya dikelola oleh Dinas Kehutanan, Universitas Gajah mada Yogyakarta dan masyarakat.

Semenjak bulan Januari sampai  Nopember 2016 ini Gelombang Pantai Selatan sering tinggi,  dengan ketinggian gelombang mencapai  lk 1’5– 2,5 meter. Sehingga Nelayan apabila berangkat melaut sering tidak mendapatkan hasil ikan, namun fenomena alam ini juga memberikan dampak positif, yaitu munculnya Tanah timbul yang memberikan ruang untuk penambahan areal hutan mangrove yang berfungsi sebagai sabuk hijau (green belt).
Selain memberikan perlindungan terhadap daratan, hutan mangrove juga memberikan nilai positif bagi budidaya tambak  udang yang dikembangkan oleh masyarakat.

Sehubungan dengan keberadaan hutan mangrove, maka masyarakat desa ayah, Bahana dan Pansela sepakat akan menjaga  kelestarian hutan mangrove dan pantai Logending, desa ayah di Kabupaten Kebumen  menjadi sebuah alternatif tujuan wisata. Dengan keberadaannya menjadikan kawasan ini sangat strategis dan sangat mudah dijangkau oleh masyarakat  yang senang berwisata, Keindahan hutan dengan berbagai jenis tanaman, serta habitat dari beberapa satwa menjadi daya tarik bagi wisata jasa lingkungan dan ekowisata. Selain itu, tentunya dapat juga menjadi wisata pendidikan bagi siswa, serta lokasi penelitian bagi mahasiswa dan dosen. Tak kalah menariknya, kawasan ini menjadi lengkap dengan adanya lokasi wisata kuliner dari hasil laut.
( Humas Polres Kebumen )

Komentar

Komentar

Related posts