Pasar Pereng Kali, Kampung Tempo Dulu Trobosan Kaum Millennial

  • Whatsapp

TRIBRATANEWS POLRES KEBUMEN — Pasar pereng kali yang terletak di Desa Grenggeng Kecamatan Karanganyar mungkin bisa menjadi destinasi wisata tersendiri kepada warga masyarakat Kebumen dan sekitarnya yang ingin sejenak menikmati suasana tempo dulu.

Mengusung tema etnik perkampungan Jawa tempo dulu, pasar yang terletak dibawah Papringan atau di bawah rimbunan pohon bambu ini buka 35 hari sekali, setiap hari Minggu Legi pada penanggalan Jawa.

Baca Juga :

Jajanan yang dijajakan pun unik di pasar yang terletak di pinggiran sungai Kemit Kecamatan Karanganyar tersebut.

Kita bisa menemukan jajanan tradisional berupa cetil, getuk, awug-awug yang sudah sangat jarang ditemukan pada saat ini di Era Millennial.

Pada kesempatan pagi ini, Kapolres Kebumen AKBP Robert Pardede bersama dengan Waka Polres Kebumen Kompol Prayuda Widiatmoko, serta Bhayangkari menghadiri langsung wisata pereng kali itu.

Kapolres Kebumen sangat mengapresiasi pemuda setempat yang telah mengubah Papringan menjadi tempat wisata yang jauh dari kata modern namun justru lebih menarik.

“Semoga ini bisa menjadi contoh pemuda lainnya di Kebumen. Karena trobosan kaum Millennial ini (para pemuda Desa Grenggeng), pekarangan kosong bisa disulap menjadi tempat menarik, bahkan bisa untuk menaikkan ekonomi warga setempat,” jelas AKBP Robert Pardede.

Kapolres pun mengajak warga masyarakat untuk berkunjung ke pasar pereng kali meramaikan pasar tersebut.

Selain jajanan tradisional, pasar itu juga menjajakan pernak pernik menarik dari bahan tradisional yang sangat menarik untuk dimiliki sebagai buah tangan.

(Humas Polres Kebumen)

Komentar

Komentar

Berita terkait