Marwoto Tewas Kesetrum, Saat Persiapkan Panggung Acara Tujuh Belasan

Marwoto Tewas Kesetrum, Saat Persiapkan Panggung Acara Tujuh Belasan

BERBAGI
marwoto tewas lesetrum saat persiapan panggung acara tujuh belasan

TRIBRATANEWS KEBUMEN – Persiapan perayaan HUT RI ke 71 di Desa Redisari Kecamatan Rowokele kali ini memakan korban jiwa. Marwoto (58) warga RT 4 RW 1 desa setempat, meninggal dunia akibat kesetrum listrik saat mempersiapkan perayaan HUT RI, Selasa (16/8/2016).

Keterangan Kapolres Kebumen, AKBP Alpen SH SIK MH melalui Kasatreskrim, AKP Willy Budiyanto, SH., MH. peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 19.00 WIB. Musibah berawal saat korban bersama Feri Andrian (17), warga setempat, sedang mempersiapkan panggung untuk perayaan HUT RI di balai desa setempat.

Saat itu, korban yang sedang memasang listrik untuk lampu penerangan panggung, tak menyadari ada kabel yang terkelupas. Di saat bersamaan, cuaca di Desa Redisari memang sedang hujan deras sehingga halaman kantor balai desa tergenang air. Posisi korban berada di atas genangan air saat memasang kabel. Naasnya, tangan kiri korban menyentuh kabel yang terkelupas tersebut. Kejadian selanjutnya, korban yang tersengat listrik terjatuh.

Ketika jatuh, lanjut Kasat Reskrim, korban masih dalam keadaan bernafas, namun selang lima menit kemudian korban meninggal dunia. Musibah itu lantas dilaporkan kepada Polsek Rowokele yang datang tak lama kemudian. Dari hasil pemeriksaan, tidak dijumpai tanda-tanda kekerasan dan korban dinyatakan meninggal akibat tersengat arus listrik.“Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan dan korban meninggal dunia murni karena kecelakaan akibat kesetrum listrik,” ungkap Kasat Reskrim.

Atas kejadian itu, Kapolres Kebumen pun menghimbau kepada masyarakat agar selalu berhati-hati saat melakukan bentuk kegiatan apapun. Terlebih saat memasang kabel atau benda-benda yang yang berkaitan dengan arus listrik.

Dalam melakukan setiap kegiatan maupun pekerjaan harus mengutamakan keselamatan. Jika kondisi memang membahayakan, seperti saat hujan deras, ada baiknya untuk menunda pekerjaaan demi mengutamakan keselamatan. “Dengan selalu barhati-hati dan waspada, maka akan meminimalisir kemungkinan terjadinya kecelakaan,” ucapnya. (humas/reskbm)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
41

Komentar

Komentar