Manten Baru Ditangkap Polisi, Penuturan Mertuanya Menyedihkan

Manten Baru Ditangkap Polisi, Penuturan Mertuanya Menyedihkan

127
0
BERBAGI
pengantin baru

TRIBRATANEWS POLRES KEBUMEN — Karena terlanjur sakit hati, Ateng Wahyudi (47) sengaja tidak menjenguk AB (25), menantunya yang ditahan Polsek Kebumen Polres Kebumen karena dugaan penipuan.

Ateng adalah orang tua dari gadis asal desa Jemur kecamatan Kebumen kabupaten Kebumen, sekaligus mertua dari AB yang dilaporkan karena kasus belum membayar dekorasi ke pihak kepolisian.

Saat ditemui, Kapolres Kebumen AKBP Arief Bahtiar melalui Kapolsek Kebumen Iptu Mardi menjelaskan, Ateng enggan menemui AB karena merasa sudah dilecehkan.

Tersangka memberikan emas kawin imitasi saat pernikahannya dengan putrinya.

Bahkan untuk memuluskan agar AB dapat menikah dengan putrinya, tersangka berjanji akan membiayai pernikahan sebesar 150 juta rupiah.

Namun AB mengingkarinya.

Atas perbuatannya itu, akhirnya AB dilaporkan ke polisi karena dugaan penipuan.

“Laporan yang pertama kali masuk adalah kasus penipuan tentang emas kawin serta biaya pernikahan dari pihak pengantin wanita. Selanjutnya pihak dekor juga melaporkan AB ke kami karena dugaan penipuan juga,” terang Iptu Mardi.

Pihak dekor Teguh Karyanto (44) merasa ditipu tersangka karena ketika ditagih selalu menghindar.

Pengakuan pihak dekor, saat ditagih selalu menghindar. Bahkan terkesan saling lempar tanggung jawab.

“Tersangka ngomongnya itu tanggung jawab orang tuanya. Orang tuanya ngakunya tanggung jawab anak. Padahal dia juga ditagih sama anak buahnya. Ujungnya laporan ke kami,” terangnya.

Akibat perbuatan tersangka, Teguh tidak bisa menggaji empat karyawannya. Beberapa alat dekor yang disewanya di rekanannya juga belum dibayar karena kasus ini.

“Ya, mungkin bagi sebagian orang uang Rp 7.350.000 tidak banyak. Namun bagi kami sangat banyak. Uang itu modal pokok kami,” ucap Teguh menerangkan rincian yang harus dibayar tersangka kepadanya.

Setelah kejadian ini, orang tua korban akan mengurus ke Pengadilan Agama Kebumen tentang status anaknya.

Ateng menginginkan pembatalan pernikahan, menurutnya pernikahan tidak sah karena persyaratan diingkari.

(Humas/Polres Kebumen)

Komentar

Komentar