Jiwa Nenek Tidak Tertolong, Setelah Epilepsinya Kambuh di Belik

Jiwa Nenek Tidak Tertolong, Setelah Epilepsinya Kambuh di Belik

BERBAGI
ilustrasi
ilustrasi

KEBUMEN – Polres Kebumen periksa para saksi meninggalnya Sadikem (77) seorang nenek warga Buayan setelah sebelumnya ditemukan kritis di belik yang tidak jauh dari rumanya, Kamis (28/04/2016).

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, kejadian berawal pada hari Rabu (27/04) sekitar pukul 16.30 wib saat Ranu (55) seorang laki laki tetangga korban bermaksud akan mencuci kaki di belik atau sumber mata air melihat korban sudah dalam keadaan tengkurep.

Karena panik akhirnya meminta pertolongan kepada Kholis (27) seorang laki laki yang pada saat itu tidak jauh dari belik. Setelah berhasil mengangkat, keduanya membawa korban kerumahnya yang berjarak 30 meter dari belik tadi.

Pada saat tiba dirumah, keadaan nenek masih hidup, namun kritis.

Kapolsek Buayan AKP Aryo Winarto SH mengatakan, setibanya dirumah kurang lebih satu setengah jam setelah korban tiba di rumahnya, akhirnya korban meninggal dunia.

“Berdasarkan keterangan tim medis, korban meninggal bukan karena penganiayaan dimungkinkan koraban meninggal karena penyakit epilepsinya kambuh,” ucap Kapolsek.

“Namun demikian kami tetap periksa para saksi, bagaimana runtutan kejadian hingga akhirnya korban meninggal. Berdasarkan keterangan dari kerabat dekat korban, Sadikem mengidap epilepsi yang akhir akhir ini sering kambuh,” ucap Kapolsek. (humas/reskbm)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Komentar

Komentar