Karena Himpitan Ekonomi, Warga Buluspesantren Nekat Mengakhiri Nyawanya Dengan Gantung Diri

Karena Himpitan Ekonomi, Warga Buluspesantren Nekat Mengakhiri Nyawanya Dengan Gantung Diri

BERBAGI
warga buluspesantren nekat gantung diri

TRIBRATANEWS KEBUMEN – Saat masyarakat tengah khusuk menjalankan ibadah puasa, kabar duka datang dari Desa Bocor Kecamatan Buluspesantren. Diketahui Ibu muda berinisial SM (32) nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, Senin (13/6/2016).

Saat ditemukan, tubuh korban tergantung di rumah toko (ruko) yang sekaligus menjadi tempat tinggalnya. Sontak kejadian itu membuat gempar warga sekitar. Mengingat ruko milik korban berada persis di pinggir Jalan Raya Kebumen-Buluspesantren.

Menurut penuturan suami korban, Muntasirin (37) kepada polisi, tak ada firasat sebelum kejadian. Sekitar pukul 03.30 WIB, korban bersama suami dan anaknya yang bernama Vira Ristiyani (10) bangun untuk melaksanaan sahur.

Setelah sahur, Muntasirin tidur kembali. Sekitar pukul 06.30 WIB, saat Vira Ristiyani mencari ibunya, namun tidak ditemukan. Karena tak kunjung ditemukan Vira pun akhirnya membangunkan Muntasirin. Bersama dengan anaknya, Muntasirin lantas mencari dan mendapati pintu gudang bensin miliknya tertutup, tapi gemboknya sudah dalam keadaan terbuka.

Muntasirin pun kemudian mencoba untuk membuka pintu, tapi pintu sulit dibuka dan seperti ada sesuatu yang mengganjal pintu. Lalu dia pun melihat ke arah ventilasi. Saat itulah, dia melihat seutas tali yang sudah terikat.

tim identifikasi polres kebumen menunjukan tkp gantung diriMuntasirin kemudian membuka pintu tersebut dan mendapati korban sudah tergantung. “Saksi 1 (Muntasirin) lantas berteriak minta tolong dan kemudian datanglah Rohmat Anwari (40) yang tidak lain adalah tetangga korban,” tutur Kapolres Kebumen AKBP Alpen SIK SH MH melalui Kasat Reskrim AKP Willy Budiyanto SH MH.

Menurut Kapolsek Buluspesantren AKP Surono yang pada saat kejadian mendatangi TKP bersama tim Ianfis Polres Kebumen, dari hasil penyelidikan di sekitar TKP tidak ada tanda tanda mencurigakan yang mengarah pada pembunuhan. Alasan tersebut juga diperkuat dari keterangan medis dari Puskesmas I Buluspesantren tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada jenazah korban.

Dugaan sementara korban meninggal karena bunuh diri. “Berdasarkan keterangan dari suami korban, kemungkinan korban gantung diri karena faktor ekonomi,” tegasnya. (humas/reskbm)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Komentar

Komentar