Gara Gara Perabotan, Nyawa Kakak Ipar Hampir Melayang

Gara Gara Perabotan, Nyawa Kakak Ipar Hampir Melayang

67
0
BERBAGI
bhabinkamtibmas damaikan warga yang berseteru

TRIBRATANEWS POLRES KEBUMEN — “Untung pak polisi segera datang setelah ditelepon, kalau terlambat sedikit saja, tidak tahu apa yang terjadi,” demikian ucap Suyatmi warga desa Kalitengah kecamatan Gombong Kebumen, Selasa (02.01) siang.

Ungkapan Suyatmi yang tidak lain perangkat desa setempat, bukan tanpa alasan.

Salah satu warganya, ibu Sucipto diancam akan dibunuh adik iparnya Triyono dengan sebilah pisau di rumahnya sendiri, tadi siang.

Beruntung saat kejadian, Suyatmi langsung menelpon petugas Bhabinkamtibmas desa Kalitengah Bripka Tatar Puji Alim, untuk melerai pertikaian itu.

Dalam situasi gawat, Bripka Tatar datang tepat pada waktunya. Sehingga dapat meredam situasi tanpa ada yang terluka.

Informasi yang diperoleh, pertikaian itu karena Triyono menyangka kakak iparnya telah mengambil perabotan rumah tangga miliknya.

Triyono kurang lebih tiga bulan tinggal di rumah Sucipto kakak kandungnya.

Triyono belum lama telah di PHK, di tempat kerjanya, sehingga harus menumpang di rumah Sucipto.

Setelah dilakukan mediasi, akhirnya kasus ini diselesaikan secara kekeluargaan.

Bripka Tatar juga menghadirkan kepala desa dan ketua RT setempat saat melakukan upaya mediasi sekaligus menjadi saksi damai kasus itu.

Para keluarga yang berseteru antara Ibu Sucipto dan Triyono, oleh Bripka Tatar dibuatkan SKB Surat Kesepakatan Bersama sebagai tanda untuk berdamai satu sama lain.

Tidak hanya SKB saja, Bripka Tatar juga mengamankan barang bukti sebilah pisau dapur yang digunakan untuk mengancaman Ibu Sucipto.

(Humas/Polres Kebumen)

Komentar

Komentar