Dua Residivis Dibekuk Oleh Sat Resrkim Polsek Sempor

Dua Residivis Dibekuk Oleh Sat Resrkim Polsek Sempor

BERBAGI

TRIBRATANEWS KEBUMEN – Dinginya jeruji besi di rumah tahanan (rutan) tidak membuat Mistam (42) warga Desa Berta, Susukan Banjarnegara dan Tasman (27) warga Desa Derik, Susukan Banjarnegara tidak kapok berurusan dengan petugas kepolisian, keduanya melakukan tindak pidana serupa yaitu pencurian, setelah belum lama keluar dari rutan.

Kapolres Kebumen AKBP Alpen, SH., SIK.,M.H melalui Kapolsek Sempor AKP Mustanto menyampaikan dengan tidak pindana yang serupa keduanya harus berurusan dengan pihak kepolisan, berkat kesigapan unit reskrim polsek sempor yang dipimpin langsung oleh kanit reskrim polsek sempor Aiptu Khomarudin hidayat bersama anggotanya keduanya dapat didibekuk saat berada di Jalan Pemuda Nomor 81 Banjarnegara, Jawa Tengah tanpa ada perlawanan yang membahayakan kepada petugas.fb_img_1475294089501

“Keduanya ditangkap karena kedapatan melakukan tindak pidana pencurian sepeda motor merk Yamaha Vega R tahun 2008 Nopol AA-5877- EM. Motor tersebut dikehui milik Tukiman seorang perangkat Desa Bonosari, Sempor di Desa Bejiruyung kecamatan Sempor pada tanggal 14 Oktober 2015, kedua tersangka tersebut susah menjadi target operasi (TO) oleh polsek sempor, entah menghilang kemana, hampir 1 tahun akhirnya tersangka bisa ditangkap pada tanggal 27 Septermber 2016 kemaran, berkat keuletan dan dukungan dari Kapolsek Sempor akhirnya bisa tersangka bisa terungkap,” ucap Kanit Reskrim Polsek Sempor.

Kapolsek Sempor AKP Mustanto mengatakan, setelah dilakukan penyidikan oleh petugas ada yang mengejutkan dan menjadikan penyidik lebih semangat dan berkerjakeras, hasil pengakuan tersangka mengakui sudah melakukan pencurian sebanyak delapan kali dengan tempat kejadian perkara (tkp) yang berbeda yaitu di wilayah Kecamatan Sempor empat tkp, Gombong satu tkp, Puring dua tkp dan Adimulyo satu tkp. Dari pengakuan tersangka petugas terus melakukan pencarian barang bukti sepeda motor tersebut, akhirnya petugas bisa mengamankan barang bukti delapan sepeda motor berserta kunci later T terbuat dari baesi baja yang biasa digunakan untuk melancarkan aksi pencurianya.

“Tersangka akan dikenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan yaitu pencurian yang dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan bersekutu, Pencurian yang untuk masuk ke tempat melakukan kejahatan, atau untuk dapat mengambil barang yang hendak dicuri itu, dilakukan dengan merusak, memotong atau memanjat, atau dengan memakai anak kunci palsu, perintah palsu atau pakaian jabatan palsu. dengan acaman hukuman diancam dengan pidana paling lama sembilan tahun”, ucap Kapolsek Sempor.
(humas/reskebumen)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Komentar

Komentar