Congkel Jendela dan Gasak Emas milik Tetangga, Warga Kutowinangun Ditangkap Polisi

  • Whatsapp

TRIBRATANEWS POLRES KEBUMEN — Tersangka pencurian dengan modus mencongkel jendela dan memaksa masuk ke rumah diungkapkan jajaran Polres Kebumen.

Tersangka inisial SE (23) warga Desa Ungaran Kecamatan Kutowinangun Kabupaten Kebumen kini harus mendekam dibalik jeruji besi mempertanggungjawabkan perbuatannya itu.

Baca Juga :

Tersangka melakukan aksinya pada hari Kamis, tanggal 9 Mei 2019 sekitar pukul 20.00 wib silam (saat bulan Ramadhan) di rumah Ayunah (32) yang juga tetangganya sendiri.

Dijelaskan Kapolres Kebumen AKBP Robertho Pardede melalui Kapolsek Kutowinangun Iptu Sugiyanto saat konferensi pers, dari pencurian tersebut, tersangka berhasil menggasak barang berharga milik tersangka.

“Tersangka berhasil membawa emas satu cepuk milik korban dan handphone Android milik korban, dengan total kerugian kurang lebih 25 Juta Rupiah,” jelasnya didampingi Kasubbag Humas Polres Kebumen Kompol Suparno dan Kasat Reskrim AKP Edy Istanto, Sabtu (10/08) siang.

Tersangka melakukan aksinya, dengan memastikan rumah tersebut kosong saat pemilik sedang melaksanakan sholat tarawih di Masjid.

Tersangka mencongkel gerendel jendela dan masuk melalui jendela yang tidak ada tralis besinya.

“Korban adalah ibu rumahtangga yang suaminya bekerja di Arab Saudi. Jadi saat akan melakukan aksi pencurian, tersangka pura-pura sholat tarawih sambil melihat keberadaan korban,” jelas Iptu Sugiyanto.

Setelah berhasil mencuri perhiasan, tersangka membakar seluruh surat-surat perhiasan untuk menghilangkan jejak.

Perhiasan tersebut selanjutnya dijual dan digunakan untuk membeli perhiasan lainnya untuk diberikan ke istrinya sebagai tanda kasih sayang suami.

Namun tidak ada kejahatan yang sempurna. Upayanya untuk menghindar dari jerat hukum berhasil dibongkar Unit Reskrim Polsek Kutowinangun yang dipimpin Kapolsek secara langsung.

Tersangka berhasil ditangkap di rumahnya pada hari Senin, tanggal 05 Agustus 2019 sekira pukul 13.00 wib.

Dihadapan penyidik tersangka telah mengakui perbuatannya. Sejumlah barang bukti perhiasan yang sempat dibelinya untuk istri tercinta, dan obeng yang digunakan untuk mencongkel jendela, disita Polres Kebumen untuk kepentingan penyidikan.

Tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUH Pidana tentang pencurian dengan pemberatan, dan diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun.

(Humas Polres Kebumen)

Komentar

Komentar

Berita terkait