Banyak Wisatawan Pulang Tinggal Nama, Pengunjung Pantai Dilarang Mandi di Laut!!

TRIBRATANEWS POLRES KEBUMEN — Secara topografi, wilayah Kabupaten Kebumen memiliki bentang garis pantai yang cukup panjang. Saat-saat liburan Lebaran, garis pantai akan menjadi destinasi wisata yang cukup diminati oleh masyarakat lokal maupun luar Kebumen.

Setiap tahunnya, ribuan wisatawan mengunjungi wisata pantai untuk menikmati keindahan alam Kebumen.

Baca Juga :

Pada saat itulah, masyarakat harus tertib terhadap peraturan agar selamat saat berlibur. Banyak wisatawan di Kebumen dilaporkan tergulung ombak saat mandi di pantai.

Ada beberapa yang selamat, namun mayoritas kembali tinggal nama (meninggal), karena terseret ganasnya ombak pantai selatan Jawa.

Menyikapi hal tersebut, Polres Kebumen tidak mau kecolongan. Melalui Polsek yang memiliki garis pantai, Polres Kebumen memasang spanduk “Bahaya Mandi di Laut”.

Hari ini, Polsek Buluspesantren bersama dengan Komunitas Rapi, Dishub, melakukan patroli pantai sambil mengecek spanduk di objek wisata Pantai Setrojenar Kecamatan Buluspesantren.

“Kami tegaskan, warga tidak ada yang mandi di pantai dengan alasan keamanan,” tegas Kapolres Kebumen AKBP Robertho Pardede melalui Kasubbag Humas Polres Kebumen Kompol Suparno, Senin (03/06).

Lanjut Kompol Suparno, ia berharap dengan adanya spanduk yang dipasang di lokasi wisata pantai dapat dipatuhi oleh para wisatawan.

“Kita akan terus gencarkan patroli ke pantai. Jika ada yang mandi di laut, kita himbau untuk menyudahi. Semoga masyarakat cukup dewasa untuk mematuhi himbauan yang kami pasang,” katanya.

Saat Polsek Buluspesantren menggelar patroli ke Objek Wisata Pantai Setrojenar, tim gabungan mendapati ada beberapa wisatawan yang sedang bermain air di tepi pantai.

Tim selanjutnya menghimbau warga untuk segera menepi. Kurang lebih belasan wisatawan yang sedang bermain air segera menjauh dari bibir pantai mengikuti arahan petugas.

(Humas Polres Kebumen)

Komentar

Komentar

Berita terkait