Adiknya Tidak Mendapatkan Jatah, Uang Curian Digunakan untuk Boking Wanita Bersama 10 Temannya

  • Whatsapp

TRIBRATANEWS POLRES KEBUMEN — Sosok kakak seharusnya melindungi adiknya dan menjadi teladan yang baik. Jika adiknya kesusahan, kakak seharusnya hadir dan memberikan pertolongan kepada adiknya, karena bagaimanapun juga saudara tua adalah panutan.

Ini tidak berlaku bagi tersangka inisial AP (24) pemuda asal Desa Mangli, Kecamatan Kuwarasan, Kebumen.

Baca Juga :

Ia bahkan akan mencelakakan adik perempuannya inisial RM Rizki (19), dengan mengalungi clurit jika tidak menuruti kehendaknya.

Singkat cerita, AP menyuruh adiknya RM untuk mencuri uang milik tetangganya dengan diancam akan dibunuh jika tidak mengiyakan.

RM yang ketakutan pun mengiyakan perintah setan kakaknya itu. RM yang ketakutan pun merangsek masuk ke rumah Mainah saat kondisi kosong.

AP telah lama mengincar uang 8 Juta Rupiah milik Mainah dua hari sebelumnya memerintahkan adiknya RM untuk mengambilnya pada hari Rabu (7/8/2019) sekira pukul 15.00 wib.

Kapolres Kebumen AKBP Robertho Pardede melalui Kapolsek Kapolsek Kuwarasan Iptu Marheni saat konferensi pers, uang curiannya kini telah habis digunakan oleh AP untuk beli minuman keras, bermain perempuan dan ajeb-ajeb di Kafe Karaoke bersama wanita.

Selain itu uangnya ia gunakan untuk berjudi bersama temannya.

“Hasil curiannya oleh adiknya langsung diserahkan semua kepada tersangka AP. Adiknya yang polos, sama sekali tidak mendapatkan bagian dari Kakaknya,” jelasnya didampingi Kasubbag Humas Polres Kebumen Kompol Suparno dan Kasat Reskrim AKP Edy Istanto, Jumat (16/08).

Lanjut Iptu Marheni kasusnya terbongkar setelah korban curiga kepada tersangka AP karena gelagatnya yang aneh.

“Pada saat warga mengintrogasi tersangka AP, dia tidak mengakui. Namun setelah ditanyakan ke adiknya tersangka RM, dia cerita semuanya. Uangnya hasil curiannya diserahkan kepada kakaknya,” kata Iptu Marheni.

Pada saat melakukan pencurian, AP tidak memiliki cukup nyali dan hanya mengawasi dari luar rumah untuk memastikan situasi aman.

Bahkan saat dikonfirmasi mengapa adiknya ia todong menggunakan clurit, tersangka AP hanya senyam-senyum seperti tidak melakukan kesalahan.

Yang lebih menyesakkan, ternyata uang 8 Juta Rupiah habis hanya dalam waktu 3 hari.

“Uangnya digunakan untuk mabok, judi, pergi ke kafe karaoke, terus untuk mentraktir 10 temannya boking perempuan,” kata tersangka AP sambil cengengesan.

Akibat perbuatannya kini tersangka AP dan Adiknya harus mendekam di sel tahanan Polres Kebumen.

Para tersangka dijerat dengan pasal Pasal 363 ayat (1) ke 4e KUH Pidana dengan ancaman hukuman selama-lamanya tujuh tahun penjara.

Pengakuan tersangka AP, pencurian yang ia lakukan bukan kali pertama. Namun pria yang hanya tamatan SD itu ternyata sudah sering melakukan pencurian namun jumlahnya hanya ratusan ribu.

(Humas Polres Kebumen)

Komentar

Komentar

Berita terkait